Anak 6 Tahunku Tiba-tiba Mengalami Kerusakan Otak. Tak Disangka Penyebabnya adalah “Baby Sitternya”!?

Posted on

Seoranb ibu bernama Sari menceritakan kejadian aneh yang menimpa anaknya. “Anakku Michael tahun ini baru 6 tahun. Beberapa waktu ini kondisinya sangat aneh. Guru-gurunya di sekolah mengatakan bahwa ia sering kelihatan capek, seperti habis begadang. Ia juga tidak konsen saat belajar, padahal dulunya Michael sangat aktif dan pintar.”

Saat diperiksa, Dokter mengatakan bahwa otak Michael terpengaruh oleh faktor eksternal namun tidak bisa mengetahui apa faktor itu.

Kondisi Michael tidak bisa dibiarkan saja seperti ini. Namun Sari harus memastikan dulu apa penyebab gejala Michael ini. Sari pun memutuskan untuk memasang CCTV di rumahnya.

Saat diajak ngobrol pun, Michael sulit untuk menjawab dan tidak mempedulikan Sari. Sari sangat sedih melihat keadaan Michael, dan teringat bahwa keanehan Michael ini terjadi sejak ia menggunakan baby sitter.

“Mulai dari 14 Maret, kami memutuskan untuk menggunakan baby sitter ini dan kelakuan Michael makin hari pun makin aneh. Penglihatannya memburuk, dan kakinya tidak bertenaga.”

Melalui CCTV, Sari bersama dengan para dokter melihat aktivitas Michael di rumah. Pada malam hari saat Michael harusnya tidur, Sari akhirnya menyaksikan penyebab keanehan Michael.

Dari layar yang terekam CCTV, Michael yang harusnya tidur beranjak dari kamar tidurnya menuju ruang tamu.

Ia lalu menuju meja di bawah televisi, membuka lacinya dan menyalakan sesuatu.

Ternyata sebuah IPAD!

Sari sangat kaget melihat hal itu. Ia menyangka mengenalkan Michael terhadap gadget akan bagus untuk pertumbuhannya. Namun ternyata, Michael berubah menjadi sosok yang tidak dikenalnya.

Michael ketagihan bermain game, dan saat malam hari bergadang memainkannya. Itulah yang menyebabkan penglihatannya memburuk, susah konsentrasi, dan kecapaian.

Di Indonesia atau di negara lain, karena perkembangan zaman, banyak orang tua yang membiarkan anak-anak mengenal gadget sejak dini.

Bagi para orang tua, gadget bagaikan seorang “baby sitter” karena dapat membuat anak duduk manis selama berjam-jam.

Berdasarkan survey yang dilakukan lembaga Childwise tahun 2009 dulu, rata-rata anak menghabiskan waktu 6 jam di depan layar dan sepertiga responden menyatakan bahwa mereka tak bisa hidup tanpa gadget. Hal ini tentu saja berdampak buruk pada perkembangan pertumbuhan anak, terutama untuk anak usia 12 tahun ke bawah.

Berikut beberapa dampak negatif gadget bagi anak:

1.Radiasi

Semua orang tahu bahwa gadget memiliki radiasi yang berbahaya untuk kesehatan manusia, apalagi anak-anak. Anak-anak sangat rentan terhadap resiko radiasi. Selain itu, pancaran cahaya monitor berpengaruh pada penglihatan anak.

2.Sulit konsentrasi

Umumnya anak-anak menggunakan gadget untuk menonton atau bermain dengan gambar yang bergerak cepat. Jika anak terbiasa menikmati tayangan terak cepat, ia akan kesulitan menyerap informasi atau pembelajaran dari gerak lambat seperti buku atau penerangan guru di kelas.

3.Kecanduan

Bila kecanduan, anak bisa saja sulit lepas dari gadget. Ia akan membawa gadget kemana-mana dan menjadi anak yang sulit untuk bersosialisasi. Ia sulit untuk berbicara, bahkan tidak merespon akan pertanyaan orang lain terhadapnya.

Masih banyak pengaruh-pengaruh negatif dari gadget terhadap anak, untuk mencegahnya, para orang tua harus turut campur dalam penggunaan gadget anak. Berikan batasan waktu, dan banyak luangkan waktu agar bisa beraktivitas dengan anak di luar ruangan. Kenalkan anak dunia yang lebih indah dari gadget, biarkan anak banyak bergerak dan bermain di luar ruangan.

Ajaklah anak untuk mengenal alam, dan juga biarkan mereka bersosialisasi dengan teman sebayanya. Dengan mempunyai teman dia akan memiliki kesibukan baru dan bisa lupa dengan gadgetnya.

Apa kalian punya cara lain yang efektif untuk mengatasi masalah ini? 

Semoga artikel ini dapat bermanfaat. Jangan lupa SHARE dan LIKE yah!

Sumber: Youtube

Loading...
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *