“Ia Tidak Mau Menjual Bensin Padaku yang Mengendarai Bajaj Butut”, Setelahnya Aku pun Memberi Balasan yang Mengejutkan!

Posted on

Di dunia ini nampaknya masih saja ada banyak orang yang kerap kali melihat sesuatu dari penampilan luarnya saja. Orang-orang juga hanya ingin bersikap ramah dan baik pada orang yang terlihat memiliki banyak uang atau berada di status sosial yang lebih tinggi. Padahal, dalam kehidupan ini kita sejak kecil selalu diajarkan untuk bersikap baik pada siapa saja, tanpa memandang fisik, suku bangsa, agama dan status sosial.

Hal yang paling sering terjadi adalah saat beberapa pelayan atau penjual hanya bersikap ramah dan ingin menjual barangnya pada seseorang yang terlihat ‘hebat’. Banyak orang sepertinya masih belum sadar bahwa kebanyakan orang hebat dan berduit, terkadang malah terlihat biasa saja. Contoh nyatanya ya, seperti almarhum Bob Sadino yang terkenal dengan kemeja lengan pendek dan celana pendek andalannya itu.

Bersikap ramah dan baik seharusnya pada siapa saja, apalagi dalam menjalankan komunikasi bisnis dengan orang lain. Perlu diingat, untuk menjalankan suatu bisnis tidak hanya memerlukan modal uang semata, tapi juga perlu skill untuk melayani konsumen dengan baik. Jangan sampai kamu malah menanggung malu karena perbuatan tidak ramahmu, seperti yang dialami oleh gadis satu ini…

Terlihat dalam video ada sepasang suami istri yang sedang mendorong bajaj miliknya. Bajaj miliknya ini sedang kehabisan bensin dan akhirnya harus didorong setengah mati oleh sepasang suami istri ini sampai ke pom bensin.

Begitu sampai ke pom bensin, seorang gadis yang menjadi petugas pom bensin malah asyik mengobrol dengan pria yang mengendarai mobil mewah. Ia juga terlihat begitu ramah dan manis saat melayani pria dengan mobil mewahnya itu. Ia seolah-olah tidak peduli dengan kehadiran pelanggan dengan bajaj bututnya itu.

Suami pun memanggil petugas itu dan mengatakan bahwa dirinya ingin mengisi bensin. Siapa sangka petugas itu langsung mengatakan,”Gak ada, abis!” dan tetap asyik mengobrol dengan pria bermobil mewah. Suami pun bingung karena jelas-jelas di papan tertulis bahwa hari ini ada bensin pertamax.

Petugas itu kemudian mengatakan kalau di tempatnya hanya tersisa pertamax plus, jika ingin mengisi pertamax harus berjalan sejauh 3 km lagi menuju pom bensin selanjutnya. Suami pun mengatakan,”Mba, bajaj saya sudah tidak punya bensin sedikitpun. Ya sudah begini saja, saya mau isi pertamax plus 10 RMB (sekitar 20 ribu rupiah).”

Walau sepasang suami istri ini sudah hendak membeli pertamax, masih saja diperlakukan dengan tidak baik oleh petugas itu. Petugas malah berkata,”Pak, tahu gak mobil yang tadi di depan? Itu mobil jenis Bentley. Cuma kendaraan kayak gitu yang bisa pakai bensin jenis ini. Kalau Bapak bawa kendaraan seperti itu, baru saya isiin gratis!.”

Suami pun mencoba bernegosiasi lagi dan menambah jumlah uangnya menjadi 20 RMB (sekitar 40 ribu rupiah). Sang istri yang sedang hamil pun merasa kalau petugas ini memandang rendah mereka. Ia lalu berkata,”Kenapa? Merasa jumlahnya sedikit? Baik aku tambahkan! Jadi 21 RMB (sekitar 42 ribu rupiah)!!! XD

Petugas pun akhirnya menyerah dan mengisikan bensin tersebut. Keesokan harinya, suami kembali datang ke pom bensin itu dan membangunkan petugas sombong tersebut. Melihat kedatangannya, petugas kembali berkata,”Bensin pertamax masih belum datang.”

Suami lalu berkata,”Pertamax plus juga tidak apa-apa. Kamu bilang kemarin kalau kamu akan isiin satu tangki penuh dan gratis.” Sambil marah-marah petugas itu bilang,”Iya, kan saya bilang kalau kamu bawa mobil mewah ke sini.”

Suami pun dengan tenang berkata,”Ya sudah, tolong isikan.” Dan begitu dilihat dengan seksama, ia sekarang sudah tidak lagi mengendarai bajajnya itu. Ia benar-benar membawa mobil mewah! Petugas itu pun terkejut dan akhirnya mau tidak mau menepati omongannya kemarin kepada sepasang suami istri itu.

Nah, loh! Jadi malu kan! Makanya banyak-banyak melakukan tindakan baik biar gak mengalami hal kayak gini…

 

Sumber: Youtube

Loading...
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *