Ia Pernah Melakukan “Aborsi”. Beberapa Tahun Kemudian, “Hal Mengerikan Ini” Tiba-tiba Terjadi Padanya!

Posted on

Bagaimana jika kamu tiba-tiba berada di kota asing yang ternyata semua masyarakat di kota itu adalah anak-anak, seperti yang terjadi di dalam film ini.

Diceritakan bahwa tokoh utama dalam film ini adalah seorang wanita yang jago bernyanyi. Suaranya yang enak, penampilan fisiknya yang mempesona, membuatnya memiliki banyak fans.

Hari itu adalah hari konsernya yang pertama, setelah konser selesai, ia pun menyetir mobil pulang ke rumah. Saat dalam perjalanan, ia ingin melihat jadwalnya keesokan harinya. Siapa sangka, ia menemukan foto X-ray bayi di kursi penumpang.

Terlihat dari ekspresinya, diketahui bahwa itu adalah foto X-ray anak kandungnya yang telah ia aborsi.

Hal itu pun merusak konsentrasinya dan tidak melihat jalan. Tiba-tiba di depannya ada seorang gadis kecil dan agar tidak menabraknya, wanita ini pun membanting setir dan mengerem tajam, hingga ia pun pingsan sampai pagi hari.

Saat wanita itu bangun, mobil dan handphonenya rusak. Ia lalu turun dari mobil untuk mencari bantuan.

Ia terus berjalan hingga akhirnya melihat sebuah daerah perumahan, di sana ia masuk ke sebuah supermarket, dan yang ia temui hanyalah seorang anak kecil.

“Orang dewasanya pada kemana? Apakah tidak ada pegawai toko?” tanya wanita itu

“Aku adalah pegawai toko ini”, jawab gadis kecil

“Kalau kepala toko di mana?” tanya wanita itu lagi

Di saat itu juga, muncullah seorang anak laki-laki dan mengatakan: “Aku adalah kepala toko”

Wanita itu pun tidak percaya dan mengira bahwa anak laki-laki itu berbohong kepadanya. Ia lalu pergi meninggalkan supermarket, dan keluar mencari bantuan orang lain.

Tapi, ia malah melihat semua orang di jalan adalah anak kecil, yang berpakaian layaknya orang dewasa.

Anak-anak itu merasa bingung karena wanita tersebut berbeda dari mereka, dan anak-anak yang berada di sana pun mendekat ke wanita itu untuk melihatnya lebih jelas.

Di saat itu, datanglah mobil polisi dan wanita itu segera berlari dan meminta bantuan. Tapi, yang keluar dari mobil polisi juga adalah anak-anak kecil.

“Aku adalah walikota di sini”, kata salah seorang dari mereka

Mendengar hal itu, wanita ini pun langsung pingsan… Dan, ia segera dilarikan ke rumah sakit.

Saat wanita itu terbangun, ia mulai perlahan-lahan menerima kenyataan yang ada.

Suatu hari, walikota tersebut membawa wanita itu ke bar, di sana ada seorang anak perempuan yang bernyanyi.

Karena penasaran, wanita itu bertanya pada walikota: “Apakah di sini tidak ada orang dewasa sepertiku?”

“Tidak ada. Di sini juga tidak ada cara untuk berhubungan dengan dunia luar dan kami juga tidak boleh pergi dari sini. Meski begitu, kamu tidak perlu khawatir, jika mobilmu sudah benar, maka kamu bisa pergi “, jawab walikota yang masih anak-anak itu

Saat berbincang-bincang, wanita ini merasa gadis penyanyi tadi terus melihat ke arahnya.

Saat ia berada di rumah walikota, gadis itu bahkan muncul juga. Tapi, tidak berapa lama tiba-tiba gadis kecil itu hilang lagi. (kok serem ya?!)

Wanita itu pun bingung dan bertanya pada walikota keesokan paginya, “Apakah di sini adalah pekerja yang lain?”

Tapi walikota menjawab tidak ada dan mengatakan mungkin wanita itu telah salah melihat.

Mereka lalu pergi ke bengkel, dan ternyata mobilnya masih belum benar, sehingga wanita ini mau tidak mau harus tinggal beberapa hari lagi di sana.

Saat perjalanan pulang, wanita ini dan sang walikota berbincang-bincang. Di saat itu juga, wanita tersebut melihat lagi kemunculan gadis kecil yang ia lihat di bar sebelumnya. Gadis itu terus melihat ke arah sang wanita tanpa bergeming sedikitpun, tapi ia tidak mempedulikannya

Lalu wanita lanjut berjalan dan melihat sebuah gedung, ia pun bertanya, “Gedung apa itu?”

“Bukan gedung yang penting, ayo jalan, sudah waktunya makan”, jawab walikota kecil

Tapi, wanita ini mengatakan bahwa ia mendengar suara tangisan bayi, dan ia pun menjadi bingung.

“Rasa penasaranmu besar sekali, tahu terlalu banyak tidak bagus untukmu”, kata walikota

Mereka lalu meninggalkan tempat itu…

Pada saat malam hari, sang wanita tidak bisa tidur karena kepikiran tentang gedung misterius tadi. Ia pun pergi keluar dan mencoba masuk ke dalam gedung itu. Siapa sangka, ia melihat ada banyak bayi yang baru lahir dan hari kelahirannya adalah hari ini.

Tiba-tiba walikota dengan bawahannya datang dan menangkap wanita itu: “Bukannya aku sudah memperingatimu? Tahu terlalu banyak tidak bagus untukmu!”

“Sejak hari ini dan seterusnya, kamu tidak bisa pergi dari kota ini”, lanjut walikota.

Wanita tersebut pun bingung, tapi tidak bisa berbuat apa-apa. Tapi, tak berapa lama setelah itu, tiba-tiba seorang gadis kecil datang dan menyelamatkannya. Gadis kecil itu adalah gadis yang bernyanyi di bar dan yang selalu mengikutinya.

Mereka lalu berusaha kabur, tapi sang walikota dan bawahannya terus mengejarnya. Wanita dan gadis kecil itu terus berlari dan berlari, tapi karena stamina sang wanita tidak kuat, ia pun kelelahan. Di saat itu gadis kecil yang mencoba membantunya berjalan malah terpeleset ke jurang, tahu bahwa wanita itu tidak lagi memiliki tenaga untuk menariknya, gadis kecil itu menyuruh wanita itu untuk melepaskan pegangannya.

“Lepaskan, aku mohon, mama”, kata gadis kecil itu

Mendengar hal itu, wanita tersebut teringat dirinya dulu pernah melakukan aborsi demi karir bernyanyinya. Ia ingat bahwa saat itu bayinya telah memiliki detak jantung.

Ya, ternyata gadis kecil itu adalah anak yang dulu ia pernah aborsi!

Wanita itu lalu meminta maaf kepada anaknya dan menangis.

“Mama, aku bisa bertemu denganmu, aku sudah senang”, kata gadis kecil itu

Setelah mengatakan kalimat itu, gadis kecil tersebut melepaskan pegangan sang wanita.

Tiba-tiba, wanita itu telah berada di mobilnya, menangis dan berpikir bahwa semua yang terjadi adalah mimpi saja.

Tapi, tiba-tiba mobilnya diangkut oleh mesin pengangkut mobil dan di dalamnya adalah walikota kecil!

“Aku bukannya sudah bilang, bahwa kamu tidak bisa meninggalkan tempat ini”, kata sang walikota mengakhiri film ini

Yuk simak videonya di sini:

Sumber: Youtube

Loading...
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *