Ia Membangun Rumah dari “Sampah”, Namun Begitu Lihat Hasilnya, Kamu Bakalan Ngerasa Kagum!

Posted on

ika ada rumah yang dapat menyuplai air dan listrik tanpa mengakses pembangkit listrik perkotaan, maka rumah tersebut dapat menyediakan makanan dan sayuran yang cukup bagi seluruh keluarga untuk makan.

Apalagi jika rumah tersebut tidak runtuh saat gempa bumi, tidak hancur saat tsunami. Rumah seperti ini pastinya menjadi rumah idaman setiap orang.

Sebenarnya, rumah seperti ini sudah ditemukan 30 tahun yang lalu. Namun kamu pasti tidak terbayang kalau rumah yang hangat dan nyaman ini terbuat dari sampah!

Dibangun oleh arsitek Amerika, Mike Reynolds. Ia menamakan bangunan ajaib ini “Earthship”. Mike sendiri sudah tinggal didalamnya selama 30 tahun. Dia bahkan memperluas penggunaan sampah untuk membangun rumah di berbagai negara. Mike ingin membangun rumah bagi orang-orang yang tidak punya atap dengan gratis.

48 tahun yang lalu, Reynolds berhasil memperoleh gelar arsitektur dari University of Cincinnati, salah satu universitas tertua di Amerika Serikat.

Anak muda yang jujur ​​ini yang tidak minum, berpesta, atau berjudi dari usia muda. Dia mulai “memberontak” ketika dia mulai membangun sebuah rumah.

“Saya tiba-tiba menyadari bahwa apa yang saya pelajari tidak berharga!”

Dalam pandangan Reynolds, arsitektur modern adalah pemborosan besar. Oleh karena itu, Reynolds pergi ke padang pasir dan mulai eksperimennya seorang diri.

Karya eksperimental pertama disebut “The Thumb House” atau “Rumah Jempol”. Batu bata dari seluruh “rumah jempol” semuanya digabungkan dari kawat yang dibundel menjadi kubus. Kincir angin yang dipasang di atap dapat memasok listrik.

Setelah lebih dari 40 tahun, kincir angin telah dihancurkan, tetapi rumah itu masih stabil dan kuat.

Sampah tidak sia-sia, mereka adalah bahan yang bermanfaat.

Ini adalah inspirasi yang didapat Mike dari ayahnya.

Mike suka menyimpan botol bekas, botol kaca, koran lama dan berbagai barang lainnya. Dia merasa barang-barang yang dianggap tidak berguna ini akan menjadi berguna suatu saat nanti.

Pada tahun 1987, Mike membangun rumah mewah yang dinamakan “Perahu Bumi”.

Indah yah rumahnya sob!

Seperti biasa, Mike membuat “perahu bumi” dengan menggunakan sampah seperti ban. Mike mengisi ban bekas dengan tanah dan kemudian digabungkan bersama. Jangan salah, ban kuat loh sob. Mike juga tidak takut kalau ada gempa bumi.

Selain itu, Mike juga memakai kaca untuk mendekorasi rumahnya tersebut. Kaca yang dipakai tentunya adalah kaca bekas. Tidak kebayang yah sob!

Mike berkata manusia harus mempertimbangkan enam elemen utama untuk hidup:

Rumah, air, listrik, makanan, selokan, sampah.

Air yang digunakan oleh penduduk “Perahu Bumi” telah mengalami perjalanan daur ulang ganda.

Langkah 1:

Air hujan jatuh di atap dan dikumpulkan oleh drainase, dimurnikan dan disaring, cukup untuk memenuhi standar minum.

Langkah 2:

Air dari mencuci tangan dan mandi mengalir ke kolam air bawah tanah untuk melestarikan tanaman dan sayuran di rumah kaca.

Langkah 3:

Air dimurnikan kembali oleh sistem akar tanaman dan dapat digunakan untuk menyiram toilet.

Langkah 4:

Air limbah dari toilet akan dipompa ke kebun luar untuk mengisi air dan nutrisi untuk tanaman hias di kebun.

Panel surya dan turbin angin di atap akan secara aktif mengubah energi matahari dan energi angin menjadi listrik, dan dapat sepenuhnya mengabaikan sistem listrik kota.

Makanan juga bisa dicukupi dari tanaman yang ditanam di rumah kaca.

Suhu rumah pada dasarnya sama sepanjang tahun, dan dinding ban yang berisolasi dan terisolasi panas adalah “AC otomatis”yang terbaik .

Di musim dingin, dinding kaca akan memaksimalkan sinar matahari dan meningkatkan suhu dan pencahayaan di ruangan.

Di musim panas, buka ventilasi dari atap dan reservoir bawah tanah. Dengan begitu, hawa panas akan pergi dengan sirkulasi alami udara.

“Perahu bumi” tidak memiliki teknologi tinggi yang rumit. Rumah ini hanya meminjam kekuatan alam sebanyak mungkin, seperti pohon yang akan bersirkulasi sendiri.

Dalam pandangan Reynolds, “perahu bumi” bukan hanya rumah, tetapi juga sikap hidup. Keren ya sob! Mau gak punya rumah seperti ini?

Jangan lupa untuk SHARE dan LIKE artikel ini yah!

Sumber: Youtube

Loading...
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *