Di Balik Tubuh Seksi dan “Wajah Cantik”, Ternyata Ia Adalah Seorang “Monster”! Apa yang Ia Lakukan Ini, Pasti Buat Kamu Ingin Marah!

Posted on

Dalam hubungan, pasti ada yang namanya percekcokan. Namun, jika perselisihan tersebut sampai pada tahap menyakiti orang lain secara fisik, maka hal itu sudah tidak wajar!

Di Inggris, seorang guru magang wanita yang berusia 22 tahun, Jordan Worth diberitakan telah menganiaya pacarnya dan didakwa lebih dari 7 tahun penjara.

Diketahui bahwa Jordan baru mendapat gelar sarjana di bidang kesenian pada tahun ini dan sedang bersiap-siap menjadi seorang guru tetap. Ia juga melakukan penggalangan dana untuk hewan liar dan anak-anak miskin di Afrika. Di mata teman-temannya, ia adalah wanita cantik berkarakter baik. Latar belakang keluarganya dikenal cukup sederhana dan baik.

Namun, di balik itu semua bisa dikatakan ia adalah seorang wanita berdarah dingin yang kejam. Ia menikam pacarnya dengan pisau, menyiramnya dengan air mendidih dan menyerangnya dengan obeng. Ia bahkan mengurung pacarnya di dalam rumah, memutuskan pakaian apa yang bisa pacarnya pakai, makanan apa yang bisa ia makan, dan juga melarang sang pacar bertemu dengan teman-temannya.

Tetangga yang khawatir apa yang terjadi di rumah itu, lalu menelepon polisi pada Juni tahun lalu setelah mendengar teriakan pada larut malam.

Paramedis menemukan bahwa korban mengalami luka di tangannya dan luka bakar di lengan serta kakinya yang telah dibungkus dalam plastik wrap.

Tetangga mereka mengatakan bahwa ia sering mendengar teriakan dan suara benda-benda terlempar. Terkadang, mata sang pria berwarna hitam dan tangannya ditopang. Dan juga, pernah terdengar pria itu berkata: “Lepaskan aku, kamu menyakitiku!”

Bahkan tetangga yang lain mendengar: “Turunkan aku. Lepaskan kepalaku. Jangan terus melakukannya ke kepalaku.”

Seorang juri di pengadilan Luton Crown mendengar bahwa Jordan bertemu dengan pacarnya pada usia 16 tahun.

Korban penganiayaan ini dirawat di rumah sakit Bedford dan rumah sakit Addenbrookes, dimana jaksa mengatakan bahwa sang korban mengalami lukar bakar tingga dua dan tiga yang tidak bisa hilang.

Pada 6 Juni 2017, dokter dari rumah sakit Lister, Stevenage menemukan bahwa korban juga mengalami luka bakar di kaki dan luka tusukan pada tubuh dan anggota badannya yang lain.

Jaksa Maryam Syed mengatakan bahwa korban menderita hydrocephalus, yaitu penumpukan cairan di dalam tengkorak, yang membuatnya rentan secara mental dan emosional.

Jordan dinyatakan bersalah atas perilaku pemaksaan, pengekangan kebebasan orang lain, melukai dengan sengaja dan menyebabkan korban mengalami luka fisik.

Astaga, serem banget ya kalau ketemu cewek begini. Apakah kalian pernah tahu ada hal yang seperti ini?

Sumber: dailystar

Loading...
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *